| International Summer University – Indonesia 2010 | ||||
|
|
Wirtschaftsuniversität (WU) Wien, Vienna University of Economics and Business, Austria melalui ASEA-UNINET bekerja sama dengan Program MMUGM kembali menyelenggarakan International Summer University (ISU)–Indonesia. Kegiatan dilaksanakan pada 12-30 Juli 2010 di Kampus MMUGM Yogyakarta. Pada tahun ini, kegiatan mengambil tema “Global Supply Chain Management”. Pembukaan kegiatan dilakukan pada hari Senin, 12 Juli 2010 pkl. 08.00 WIB oleh Direktur Program MMUGM, Prof. Lincolin Arsyad, Ph.D. dan Mag. Christian Hammer selaku dosen dan perwakilan WU dalam program ini. ISU-Indonesia 2010 diikuti oleh 38 peserta, yang terdiri atas 23 mahasiswa dari WU Austria dan 15 mahasiswa dari Program MMUGM Kampus Yogyakarta. Selama kurang lebih 3 minggu, para peserta mengikuti berbagai kegiatan akademis dan sosial budaya. Kegiatan akademis berupa kuliah, diskusi, dan presentasi yang dipandu oleh dosen dari WU Austria dan Program MMUGM. Para staf pengajar WU Austria yang terlibat dalam kegiatan ini adalah Mag. Christian Hammer yang menyampaikan topik mengenai “Inbound logistics”, “Outbound Logistics”, dan “Global Sourcing”; Mag. Felix Badura dengan materi tentang “Basics of Transportation, Road Transport”, “Railway Transport”, “Air Transport”, dan “Maritime Transport”, serta Prof. Dr. Sebastian Gerhard Kummer yang mengajarkan tentang “Basics of Supply Chain Management, Beer Game”, “Supply Chain Analysis, Supply Chain Configuration”, “Basics of Global Supply Chain Management”, dan “Global Supply Chain Management”. Sedangkan staf pengajar dari Program MMUGM yang menjadi narasumber dalam kegiatan ini adalah Hani Handoko, Ph.D. yang menyampaikan materi mengenai “Cross-cultural Management from an Indonesian Perspective”; Prof. Mudrajad Kuncoro, Ph.D. membawakan topik tentang “Business Environment in Indonesia: Political, Economic and Social Aspects”; serta Kuncoro Hartowidodo, Ph.D. membawakan materi “Global Supply Chain Management from an Indonesian Perspective”. Selain penunjang kegiatan di dalam kelas, para peserta akan mengunjungi sebuah industri berbasis teknologi skala menengah di Kalasan. Selain itu, akan digelar sebuah acara bernuansa budaya yaitu Cultural Evening bertema ”Global Friendship through Cutural Spirit” sebagai ajang unjuk kebolehan para peserta membawakan seni budaya dari negara masing-masing.
|
| Last Updated ( Wednesday, 14 July 2010 08:02 ) |















