|
Apa yang sebenarnya dicari oleh perusahaan yang membuka lowongan kerja dari para pelamarnya? Pertanyaan seperti ini seringkali terbersit di benak para mahasiswa yang akan lulus dan akan mencari kerja. Alumni yang saat ini telah sukses mengukir karir dulu pasti juga pernah merasakan hal yang sama. Pada guest lecture "How to Sell Yourself, from Bank Mandiri’s Perspective" yang diadakan Program Studi MMUGM di Auditorium Kampus Yogyakarta, Sabtu 9 Januari 2010, pertanyaan tersebut dijawab secara panjang lebar. Acara yang berupa dialog interaktif ini berlangsung seru dan menarik, mulai pkl. 08.00-11.00 WIB, dihadiri oleh mahasiswa Program Studi MMUGM Kelas Penuh Waktu Angkatan 51 sampai dengan Angkatan 54 Kampus Yogyakarta.
Pembicara yang dihadirkan pada acara ini bukanlah sosok sembarangan. Mereka adalah orang-orang yang memimpin divisi yang mengurusi seleksi calon pegawai baru dan telah berpengalaman bertahun-tahun melakukan tes kerja termasuk tes wawancara terhadap ribuan pelamar. Para pembicara tersebut adalah Kresno Sediarsi, Senior Vice President Human Capital Service Group dan Ferry Prima Adhyaksa, Vice President Human Capital Service Group. Keduanya dari PT Bank Mandiri Tbk.
Dari kaca mata Kresno Sediarsi, setiap perusahaan yang membuka lowongan kerja akan mencari apakah hal-hal yang mereka butuhkan bisa dipenuhi oleh sang pelamar atau tidak. Oleh karena itu, kunci kesuksesan tes kerja tergantung pada kesiapan pelamar dalam memenuhi kualifikasi yang dibutuhkan oleh perusahaan. Dalam mengikuti tes kerja, terutama tes wawancara, pelamar disarankan untuk bersikap tidak berlebihan dan tetap relevan. Namun demikian, tindakan yang sedikit provokatif tetap diperlukan sebagai penambah tawaran-tawaran yang dapat diberikan oleh pelamar kepada perusahaan.
Untuk memulai proses pencarian kerja, Kresno Sediarsi menekankan pentingnya bagi kita untuk mengenali diri sendiri secara utuh. Pelamar harus dapat mengetahui apa yang menjadi kelebihan dan kelemahan dirinya. Kelemahan diri yang dimaksud adalah kegagalan yang pernah dialami. ”Setiap orang pasti pernah mengalami kegagalan. Apa yang dia lakukan dengan kegagalannya dan bagaimana proses dia bangkit dari kegagalannya itulah yang menjadi poin penting yang akan dinilai oleh perusahaan”, tegas Kresno.
Lebih lanjut Kresno Sediarsi menambahkan bahwa agar sukses dalam tes wawancara kerja, ada empat hal yang harus dimiliki oleh pelamar, yaitu technical competence, skill competence, behavior, dan drive atau semangat hidup. Technical competence adalah pengetahuan umum yang sesuai latar belakang pendidikan serta kemampuan berbahasa asing. Skill competence adalah keterampilan untuk mengoperasikan sebuah alat, misalnya kemampuan menggunakan komputer. Adapun behavior dan semangat hidup adalah aspek-aspek yang dinilai dalam tes psikologi dan tes wawancara, antara lain kemampuan berkomunikasi, kemampuan mengambil keputusan, penampilan, integritas, dan kemampuan persuasif.
Di akhir presentasinya, Kresno Sediarsi memberikan tips agar sukses dalam tes kerja, yaitu dengan membangun rasa percaya diri, melatih kemampuan berkomunikasi, dan membangun relationship dan networking yang baik.
Ferry Prima Adhyaksa yang mendapatkan kesempatan presentasi setelah Kresno Sediarsi, memberikan uraian secara rinci kepada para peserta tentang proses seleksi kerja di Bank Mandiri. Acara guest lecture ditutup dengan penyerahan cinderamata dari Program Studi MMUGM yang diwakili oleh Agus Setiawan, M.Soc., Ph.D. kepada kedua pembicara.



|